Analisis Kelayakan Usahatani Bawang Merah Di Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya

  • Stevanus Sugianto Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Panca Bhakti
  • Hery Medianto Kurniawan Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Panca Bhakti
  • Rudy Triadi Yuliarto Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Panca Bhakti
  • Rudy Triadi Yuliarto Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Panca Bhakti
Keywords: Kelaykan usaha, Bawang Merah, Ratio

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan R/C Ratio usahatani bawang merah di Kecamatan rasau Jaya dan untuk mengetahui produktivitas modal  yaitu perbandingan antara keuntungan dengan total biaya perusahatani dan dengan bunga (Kredit Usaha Rakyat) KUR. Penelitian ini dilaksanakan pada petani bawang merah yang terletak di Kecamatan Rasau Jaya yang terbagi menjadi 4 (empat) desa yaitu Desa Rasau Jaya I, Desa rasau Jaya II, Desa Rasau Jaya III dan Desa Bintas Mas, dengan waktu penelitian selama 3 (tiga) bulan Maret-Mei 2018 metode yang digunakan adalah metode survey. Populasi pada penelitian ini yaitu petani bawang merah yang berjumlah 31 orang, yang terdiri dari Desa Rasau Jaya I 8 orang petani, Rasau Jaya II 8 orang petani, Rasau Jaya III 8 orang petani dan Desa Bintang Mas 7 orang petani . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keuntungan yang diperoleh petani bawang merah adalah hasil dari penjualan bawang merah, rata-rata keuntungan yang diterima dari usahatani bawang merah di Kecamatan Rasau Jaya yaitu RP. 4.756.560 per musim tanam. Dari hasil perhitungan R/C ratio lebih dari satu yaitu 1,89 artinya usaha ini menunjukkan bahwa penerimaan yang diperoleh adalah sebesar 1,89 kali lipat biaya  hal ini menunjukkan  usahatani bawang merah layak diusahakan  dan hasil perhitungan  (produktivitas modal) yaitu sebesar 89 % lebih besar dari bunga KUR (Kredit Usaha Rakyat) sebesar 7 % , artinya analisis   dari usahatani bawang merah di Kecamatan Rasau Jaya layak karena lebih besar dari bunga KUR sebesar 7%. 

Published
2018-04-01